Langsung ke konten utama

Postingan

Because when I leave, I don’t come back.

You’ll ask me what I see when I look at you, I’ll tell you it’s always fireflies and Aurora Borealis skies. Always the red in the apple that tempted Eve. That it’s always neon radiance. It’s always colors that before your voice I had not known. I’ll look at you like the world didn’t look this way before I met you, all dripping in gold and bathed in roseate glow. I’ll hold your heart in my hands cupped, ever so gently. Keep it close to my chest like the blood was my own. Like taking care of you was the sole reason stars had to die to give life to this body of mine. I’ll carve out a whole chamber from my heart, and in that space build you a home. I will give you a place in which you can feel like you always belong. Believe me when I tell you that your hands will never be empty of anything. I’ll give you more love than you know what to do with. Everything inside me will be for you too. For you, I will spill myself and overflo...

Aku Hanya Ingin Menghargaimu.

[] Maaf bila selama ini tak pernah bisa kuberikan kepastian untukmu, sebab memang tak ada hal berbeda yang kurasakan ketika di dekatmu. Tak mudah bagiku menjatuhkan hati, apalagi tatkala mengingat aku pernah berkali-kali tersakiti. Kuterima setiap perhatian dan bantuanmu, tak kuasa aku menolaknya sebab aku paham seperti apa rasanya diabaikan. Saat hadir di sisi kupikir itulah cara menghargai, setidaknya tak membuatmu bersedih atas bentuk kesia-siaan. Jangan terlalu berharap padaku, karena aku tak akan pernah bisa memberikan apa yang kau mau. Sesungguhnya aku bukanlah yang kau butuhkan dan kau bukanlah yang aku inginkan, kira-kira cukup sampai di situ aku mendefinisikannya. Kau dan aku bagai layaknya sepasang sepatu, selalu bisa saling beriringan namun tak bisa untuk bersatu. Masing-masing dari kita harus menemui takdirnya sendiri, tentu tak melalui cara menghampiri. Kita hanya perlu menyadari, makna kebersamaan pun bukan sesuatu kita cari. Dalam lubuk jiwaku tak ada dirimu, ada ha...

Baca nih Baca!

Dia tahu jika kau menyimpan perasaan padanya. Dia juga tahu jika dirinya tidak bisa membalasmu dengan perasaan yang sama. Kau hanya tempatnya berbagi cerita, tidak lebih dari sekadar teman bicara. Suatu hari, dia memilih pergi. Dia punya kekasih, lantas dia memutuskan untuk tidak menghubungimu lagi. Kau mencoba tidak apa-apa, toh selama ini juga bukan siapa-siapa. Hanya saja tidak bisa kau sangkal jika kau sedikit patah. Suatu hari, dia kembali. Kisah kasih dengan sang kekasih telah usai. Dia memutuskan untuk menjalin lagi komunikasi. Kau belum benar-benar mampu menghapus perasaan yang selama ini terasa tidak bisa pudar. Dia masih kau damba meski kau tahu jika kau tidak lebih dari sekadar pemuas bosan belaka. Bertamu ketika kau hampir menutup pintu, membuat rusuh lalu pergi lagi tanpa ada janji untuk bertemu. Yang perlu kau ingat; Bahagiamu adalah tanggung jawabmu. Orang yang betulan menghargaimu tidak akan bermain lantas berlalu. Pahamilah jika semua yang datang saat se...

Jangan berhenti berjuang!

Untuk para pejuang akademisi , Saat ini, seminggu ke depan, maupun bertahun-tahun yang akan datang, boleh saja teman dan orang lain menaksir kecerdasanmu dari deretan angka-angka di rapor. Bagi mereka, kemampuan dan bakatmu hanya dikotak-kotakkan dalam label Matematika, Geografi, Biologi, Sejarah, Fisika, Ekonomi, Bahasa, dan seterusnya. Bagi mereka, tingkat pencapaianmu hanya sebatas angka dua digit pada laporan kemajuan di akhir semester. Bisa saja orang tua mengukur keberhasilan pendidikanmu hanya dari sekilas warna merah atau hijau pengumuman di layar komputer. Bagi mereka, hijau artinya sukses dan merah artinya gagal, tanpa paham akan jerih payah dan usaha kerasmu selama ini. Bagi mereka, seluruh hidupmu dibentuk untuk saat ini, di mana akhirnya kamu mempertaruhkan segala kepintaran dan kerja keras pada sebuah ujian. Tidak perlu banyak mengeluh. Standar pendidikan kala ini memang diberikan dalam bentuk nilai, dan penerimaan memang hanya ditandakan dengan warna merah ataupu...

Victim of the end

I always wonder when we will end. I know that we are barely starting. It's not long before our promise to walk together from now on, to lean on each other's shoulder, and to write life pages together with the living poem of our own. But, I can't help it. I am a firm believer of the statement "everything that has a beginning also has an end". Even before starting, I fear too much for the haunting images of the future. What is the point of keeping something that will eventually end? Why should I surrender myself to you? Because someday, I know we will reach our expiration date. When it happens, there will be no such thing called turning back. When it happens, there will be no such thing called "us". I will be alone, crumbling under the remains of my broken heart. Every shard of it will pierce me wider and deeper. Every second passing will kiss me with the unforgotten taste of the past. The past when you were beside me. The end will always remind me o...

Setidaknya aku pernah

Menemukan dan membuka folder lama itu memang suka membuatku senyum-senyum sendiri, setelahnya nyesek sendiri juga. Ada-ada saja. Ternyata kita pernah ada pada masa itu, masa di mana dunia adalah milik berdua, yang lain cuma ngontrak. Iya, se-berlebihan itu. Aku pernah berhasil menghapus satu folder yang berisi ribuan foto, voice note, tulisan, screenshot, dan itu tanpa perasaan sedih. Sedih tidak, namun setelahnya aku menyesal sendiri. Ada-ada saja. Setidaknya aku pernah seberani itu untuk menghilangkanmu, aku pernah sekeras itu untuk menghapuskanmu, namun aku salah. Semakin aku berusaha, semakin kamu tumbuh dalam ingatanku. Lagi-lagi setidaknya aku pernah sebahagia hari itu, sempat menjadi alasan tawamu, tak jarang juga tangismu, pernah mendekapmu hangat, menggenggam mu erat, dan menanam rasa paling hebat dalam dadamu. Sempat meniti banyak kemungkinan bersama hingga kita sampai pada satu titik tanpa kemungkinan untuk bersama lagi. Aku cukup bahagia pernah berjuang hingga akhir. A...

some days, i feel like i’m completely fine after you left me

some days, i feel like i’m completely fine after you left me. i can listen to songs without the lyrics taunting me with the memories of me and you. i can let out a true deep laugh that comes from the bottom of my stomach, now that the butterflies that used to live there is all gone. i can fall into a nice 8 hours sleep, not waking up randomly in the middle of the night. i can read a hundred mellow and sad poetries yet not feeling blue at all. i can smile wide, reaching both of my eyes, and not a thought of you crossing my mind. some days, i feel nothing, it’s so much worst than you think. a song comes from the radio and all the lyrics pricking my skin until it bleeds, laughing at me with all the what-if and maybe. when i try to laugh, it feels like something choking my pale neck and my stomach’s full with dead, wingless butterflies. i can’t sleep, always waking up before sunrise and wondering where did it all go wrong. sad poetries mocking me because i’m...