Langsung ke konten utama

Aku Hanya Ingin Menghargaimu.

[]

Maaf bila selama ini tak pernah bisa kuberikan kepastian untukmu, sebab memang tak ada hal berbeda yang kurasakan ketika di dekatmu. Tak mudah bagiku menjatuhkan hati, apalagi tatkala mengingat aku pernah berkali-kali tersakiti.

Kuterima setiap perhatian dan bantuanmu, tak kuasa aku menolaknya sebab aku paham seperti apa rasanya diabaikan. Saat hadir di sisi kupikir itulah cara menghargai, setidaknya tak membuatmu bersedih atas bentuk kesia-siaan.

Jangan terlalu berharap padaku, karena aku tak akan pernah bisa memberikan apa yang kau mau. Sesungguhnya aku bukanlah yang kau butuhkan dan kau bukanlah yang aku inginkan, kira-kira cukup sampai di situ aku mendefinisikannya.

Kau dan aku bagai layaknya sepasang sepatu, selalu bisa saling beriringan namun tak bisa untuk bersatu. Masing-masing dari kita harus menemui takdirnya sendiri, tentu tak melalui cara menghampiri. Kita hanya perlu menyadari, makna kebersamaan pun bukan sesuatu kita cari.

Dalam lubuk jiwaku tak ada dirimu, ada hati lain yang patut aku jaga. Ada perasaan lain yang memanggilku untuk menemaninya, jujur saja aku sangat bahagia dengannya. Kenyamanan kurasa menjelma alasan di balik segala keresahan.

Sekali lagi, aku minta maaf sebab tak mampu mengistimewakanmu menjadi lebih berarti. Aku manusia biasa yang juga tak bisa memaksakan kehendak, cinta tahu kepada siapa dia berlabuh.

Aku tinggalkan penjelasan bahwasanya dari awal aku memang hanya ingin menghargaimu, semoga kau mengerti. Aku panjatkan yang terbaik untuk dirimu, kau pantas mendapatkan seseorang yang tak kenal lelah perihal mencintai hingga nanti.

Dan mungkin kau memang mesti mengalami fase kehilangan, sebelum benar-benar menemukan.

[]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riset #1 Perbedaan Cewek dan Cowok setelah putus

Helo, bertemu lagi sama gue yak. Udah lama gak update blog lagi, sorry banget ya. Oiya , selamat tahun baru ya! Maaf telat ngucapinnya di blog, tapi kalo di twitter sama facebook udah kok. Stalking aja! :v Malem-malem gini gue mau kembali ngeblog lagi nih. Btw, masih pada nerima gue kan jadi tukang ketik di blog Amburadul ini kan? Nerima gak nerima gapapa deh, yang penting bisa bermanfaat bagi gue dan kalian semua pembaca setia blog yang gak untuk dibaca . Oiya kemarin gue ngga sengaja liat vidio riset gitu di laptop teme gue,yaudah gue coba aja ngikut ngikut buat vidio riset,tapi berhubung jaringan=kuota nggak emadai buat upload video,yaudah jadilah tulisan ini,hope you like it :) Banyak orang yang bingung kenapa saat putus, cowok kelihatan biasa biasa aja sedangkan cewek kayaknya tertekan banget ni ya gue kasi ilustrasinya : Cewek   : “ halohh,lo lagi dirumah nggak ? gue kerumah lo sekarang yaaah *nada melas gituu *nyampe rumah temennya “Guee...

disable

aku masih disini,masih berdiri di tempat yang sama. aku tak benar benar pergi darimu,aku hanya menepi dan membiarkan mu bahagia dengan jalan yang kau pilih. aku selalu menjagamu dalam diam, melihatmu dari kejauhan dan merindukanmu dalam sepi. kembalilah jika kau mau tak usah terburu-buru. 13 Desember 2021

Capek

"Aku capek." "Aku capek, mau istirahat dulu." -- "Memangnya kamu kerja apa?" "Kamu memangnya melakukan apa hari ini?" -- Kawanku, capek bukan melulu soal terlalu banyak bekerja. Atau pun terlalu banyak beraktifitas. Capek yang dirasakan seseorang bisa dikarenakan karena terlalu sering berusaha berteriak meminta tolong tapi tidak ada yang mendengar. Capek juga bisa dirasakan seseorang karena terlalu lama menarik urat senyuman, walau sebenarnya tak sedikitpun ia rasakan setitik kebahagiaan di dalam jiwanya. Atau yang lebih parah; ia capek karena sudah terlalu banyak berekspektasi terhadap manusia yang ia pikir akan mengerti, namun lagi-lagi hanya kehilangan yang ia dapatkan. Kita tak pernah tahu apa yang sedang dilalui seseorang, sejauh mana ia telah melangkah, dan berapa kali ia sudah mencoba. Jika sesekali ia mengeluh, bolehkah kalian memeluk? Atau setidaknya mengulurkan tangan? Jadi, aku capek. Apa boleh aku berhenti? Cerita akhir di...