Langsung ke konten utama

Cerita tentang Nona Daun dan Tuan Akar

Untuk: Nona Daun
Dari: Tuan Akar

Kita berada pada suatu masa dengan tempat yang berbeda. Kamu tumbuh tinggi menjulang, aku pergi jauh ke dasar. Kamu takut kehilangan matahari, aku justru semakin ingin sembunyi.

Meskipun kamu bukan satu-satunya daun yang aku lihat, tetapi bagimu aku selalu akar yang terkuat. Yang menopangmu agar tak terjatuh, yang tanpa sadar membuatmu tetap hijau tiap waktu.

Kamu selalu menanti sebuah temu yang tak bisa disanggupi waktu. Yang tiap detiknya menghadiahimu jarak, semakin jauh dariku. Hanya pada angin kamu bisa berharap untuk hantarkan rasa rindu.

Hingga pada akhirnya, gugurmu menemuiku.

Semoga kamu selalu bahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

disable

aku masih disini,masih berdiri di tempat yang sama. aku tak benar benar pergi darimu,aku hanya menepi dan membiarkan mu bahagia dengan jalan yang kau pilih. aku selalu menjagamu dalam diam, melihatmu dari kejauhan dan merindukanmu dalam sepi. kembalilah jika kau mau tak usah terburu-buru. 13 Desember 2021

Trying.

I'm trying to be happy. trying to live my life without you. but it’s difficult to do that when you’re all i can think about. you’re all i can think about when i see lovers living their lives for each other, because that’s everything i’ve ever wanted with you. and now, because of you… i know exactly what it’s like to want something i can’t have. i know what it’s like to miss someone i can’t see every day. i know what it’s like to love someone who doesn’t love me back. maybe, someday, i’ll finally be able to find another person to put in your place, but sometimes it all comes crashing down in my head, and the reality is just too hard for me to handle. because, i just want you. i want you on your bad days. i want your imperfections. i want your insecurities. and i want to be the person to love you and be there for you when everyone else turns away.

Gairah hidup (Passion) VS Pendidikan (Education)

Gue pernah sempet bingung antara memilih pendidikan formal dan mendapat gelar sarjana atau mengikuti apa yang menjadi gairah hidup gue (passion). Dan yang pada akhirnya gue lebih memilih mengejar passion gue dan meninggalkan pendidikan gue untuk mengejar gelar sarjana. Dilema, itulah apa yang gue rasakan tentang hal ini. Keluarga khususnya orang tua gue pengen anak laki-lakinya ini memiliki pendidikan formal dan menjadi sarjana. Tapi entahlah, gue merasa kuliah bukanlah tempat yang tepat untuk gue "selami". Gue pengen traveling, gue pengen menjelajah dunia. I don’t believe education starts and ends in the classroom . Gue gak percaya kalo pendidikan harus dimulai dan diakhiri dibangunan bernama sekolah atau kampus. Menurut gue, pendidikan formal bukan segalanya, pendidikan yang baik harus sesuai dengan apa yang kita mau, harus menjadi sesuatu yang bisa kita adopsi untuk kehidupan kita sendiri. Picasso sang seniman besar pernah berkata, semua manusia t...