Langsung ke konten utama

Terakhir? Mungkin.

Saya tidak bisa berjanji bahwa ini adalah yang terakhir saya menuliskan tetang kamu, tapi akan saya usahakan untuk tidak terlalu sering menuliskan tentangmu, sebab, saya tak ingin selalu membawamu sebagai objek tulisan saya—yang sudah jelas bahwa kamu saja sudah bahagia bersamanya.

Saya tak pernah memaksamu untuk membaca ini semua, saya hanya mengutarakan semua perasaan saya agar sekiranya saya bisa merasa lega.

Saya tahu bahwa kamu perempuan baik, maka dari itu, kamu pantas untuk mendapatkan laki - laki yang lebih baik,
saya tahu bahwa kamu perempuan dewasa dan bisa bertanggung jawab atas segala keputusan yang telah kamu rencanakan, maka dari itu, kamu pantas untuk mendapatkan laki - laki yang tidak mempunyai sifat kekanak-kanakan,
saya tahu bahwa kamu adalah perempuan yang tidak mudah cemburuan ketika kekasihmu dekat dengan lain orang, maka dari itu, kamu pantas untuk mendapatkan laki - laki yang tidak mudah merasa cemburu hingga kau selalu merasa dikekang,
saya tahu bahwa kamu pantas untuk berbahagia, maka dari itu, saya memilih untuk pergi saja, dan membiarkanmu untuk tertawa bahagia tanpa saya,
saya tahu dan sadar diri bahwa saya memang sangat membosankan, maka dari itu, kamu pantas untuk mendapatkan seseorang yang sekiranya bisa lebih membahagiakan.

Maaf jika saya terlalu banyak berkata-kata, semoga dengan bersama ‘dia’, kau bisa merasa lebih berbahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riset #1 Perbedaan Cewek dan Cowok setelah putus

Helo, bertemu lagi sama gue yak. Udah lama gak update blog lagi, sorry banget ya. Oiya , selamat tahun baru ya! Maaf telat ngucapinnya di blog, tapi kalo di twitter sama facebook udah kok. Stalking aja! :v Malem-malem gini gue mau kembali ngeblog lagi nih. Btw, masih pada nerima gue kan jadi tukang ketik di blog Amburadul ini kan? Nerima gak nerima gapapa deh, yang penting bisa bermanfaat bagi gue dan kalian semua pembaca setia blog yang gak untuk dibaca . Oiya kemarin gue ngga sengaja liat vidio riset gitu di laptop teme gue,yaudah gue coba aja ngikut ngikut buat vidio riset,tapi berhubung jaringan=kuota nggak emadai buat upload video,yaudah jadilah tulisan ini,hope you like it :) Banyak orang yang bingung kenapa saat putus, cowok kelihatan biasa biasa aja sedangkan cewek kayaknya tertekan banget ni ya gue kasi ilustrasinya : Cewek   : “ halohh,lo lagi dirumah nggak ? gue kerumah lo sekarang yaaah *nada melas gituu *nyampe rumah temennya “Guee...

disable

aku masih disini,masih berdiri di tempat yang sama. aku tak benar benar pergi darimu,aku hanya menepi dan membiarkan mu bahagia dengan jalan yang kau pilih. aku selalu menjagamu dalam diam, melihatmu dari kejauhan dan merindukanmu dalam sepi. kembalilah jika kau mau tak usah terburu-buru. 13 Desember 2021

Capek

"Aku capek." "Aku capek, mau istirahat dulu." -- "Memangnya kamu kerja apa?" "Kamu memangnya melakukan apa hari ini?" -- Kawanku, capek bukan melulu soal terlalu banyak bekerja. Atau pun terlalu banyak beraktifitas. Capek yang dirasakan seseorang bisa dikarenakan karena terlalu sering berusaha berteriak meminta tolong tapi tidak ada yang mendengar. Capek juga bisa dirasakan seseorang karena terlalu lama menarik urat senyuman, walau sebenarnya tak sedikitpun ia rasakan setitik kebahagiaan di dalam jiwanya. Atau yang lebih parah; ia capek karena sudah terlalu banyak berekspektasi terhadap manusia yang ia pikir akan mengerti, namun lagi-lagi hanya kehilangan yang ia dapatkan. Kita tak pernah tahu apa yang sedang dilalui seseorang, sejauh mana ia telah melangkah, dan berapa kali ia sudah mencoba. Jika sesekali ia mengeluh, bolehkah kalian memeluk? Atau setidaknya mengulurkan tangan? Jadi, aku capek. Apa boleh aku berhenti? Cerita akhir di...