Langsung ke konten utama

Terakhir? Mungkin.

Saya tidak bisa berjanji bahwa ini adalah yang terakhir saya menuliskan tetang kamu, tapi akan saya usahakan untuk tidak terlalu sering menuliskan tentangmu, sebab, saya tak ingin selalu membawamu sebagai objek tulisan saya—yang sudah jelas bahwa kamu saja sudah bahagia bersamanya.

Saya tak pernah memaksamu untuk membaca ini semua, saya hanya mengutarakan semua perasaan saya agar sekiranya saya bisa merasa lega.

Saya tahu bahwa kamu perempuan baik, maka dari itu, kamu pantas untuk mendapatkan laki - laki yang lebih baik,
saya tahu bahwa kamu perempuan dewasa dan bisa bertanggung jawab atas segala keputusan yang telah kamu rencanakan, maka dari itu, kamu pantas untuk mendapatkan laki - laki yang tidak mempunyai sifat kekanak-kanakan,
saya tahu bahwa kamu adalah perempuan yang tidak mudah cemburuan ketika kekasihmu dekat dengan lain orang, maka dari itu, kamu pantas untuk mendapatkan laki - laki yang tidak mudah merasa cemburu hingga kau selalu merasa dikekang,
saya tahu bahwa kamu pantas untuk berbahagia, maka dari itu, saya memilih untuk pergi saja, dan membiarkanmu untuk tertawa bahagia tanpa saya,
saya tahu dan sadar diri bahwa saya memang sangat membosankan, maka dari itu, kamu pantas untuk mendapatkan seseorang yang sekiranya bisa lebih membahagiakan.

Maaf jika saya terlalu banyak berkata-kata, semoga dengan bersama ‘dia’, kau bisa merasa lebih berbahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

disable

aku masih disini,masih berdiri di tempat yang sama. aku tak benar benar pergi darimu,aku hanya menepi dan membiarkan mu bahagia dengan jalan yang kau pilih. aku selalu menjagamu dalam diam, melihatmu dari kejauhan dan merindukanmu dalam sepi. kembalilah jika kau mau tak usah terburu-buru. 13 Desember 2021

Trying.

I'm trying to be happy. trying to live my life without you. but it’s difficult to do that when you’re all i can think about. you’re all i can think about when i see lovers living their lives for each other, because that’s everything i’ve ever wanted with you. and now, because of you… i know exactly what it’s like to want something i can’t have. i know what it’s like to miss someone i can’t see every day. i know what it’s like to love someone who doesn’t love me back. maybe, someday, i’ll finally be able to find another person to put in your place, but sometimes it all comes crashing down in my head, and the reality is just too hard for me to handle. because, i just want you. i want you on your bad days. i want your imperfections. i want your insecurities. and i want to be the person to love you and be there for you when everyone else turns away.

Gairah hidup (Passion) VS Pendidikan (Education)

Gue pernah sempet bingung antara memilih pendidikan formal dan mendapat gelar sarjana atau mengikuti apa yang menjadi gairah hidup gue (passion). Dan yang pada akhirnya gue lebih memilih mengejar passion gue dan meninggalkan pendidikan gue untuk mengejar gelar sarjana. Dilema, itulah apa yang gue rasakan tentang hal ini. Keluarga khususnya orang tua gue pengen anak laki-lakinya ini memiliki pendidikan formal dan menjadi sarjana. Tapi entahlah, gue merasa kuliah bukanlah tempat yang tepat untuk gue "selami". Gue pengen traveling, gue pengen menjelajah dunia. I don’t believe education starts and ends in the classroom . Gue gak percaya kalo pendidikan harus dimulai dan diakhiri dibangunan bernama sekolah atau kampus. Menurut gue, pendidikan formal bukan segalanya, pendidikan yang baik harus sesuai dengan apa yang kita mau, harus menjadi sesuatu yang bisa kita adopsi untuk kehidupan kita sendiri. Picasso sang seniman besar pernah berkata, semua manusia t...