Langsung ke konten utama

Shattering words.

Yesterday, I was sitting in my favorite round table with some friends. They saw you walked by in front of me. You didn't say hi or hello, and neither did I. But everyone who were there, knew, that I was staring at you. Hoping that you would say something, or just smile.

But I should've not hope too much. But it didn't hurt me either, my heart was absolutely fine. I was surprised by the way I felt, on that day. Until a friend of mine started to ask

"Dude, are you okay? forget about her. She looks so fine without you."

Hearing that, I immediately smiled. I stared at her for one minute. I could see it on her face, she looks fretted.

"I've loved so many people in the past, I gave them all I had. Yet they decided to leave. It was terrible at first. And I should've learn that destiny will always break me. But I couldn't feel anything now. Maybe it's because I gave them so much love that I have nothing now. No feelings, just emptiness. And I am absolutely fine, at least for now."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riset #1 Perbedaan Cewek dan Cowok setelah putus

Helo, bertemu lagi sama gue yak. Udah lama gak update blog lagi, sorry banget ya. Oiya , selamat tahun baru ya! Maaf telat ngucapinnya di blog, tapi kalo di twitter sama facebook udah kok. Stalking aja! :v Malem-malem gini gue mau kembali ngeblog lagi nih. Btw, masih pada nerima gue kan jadi tukang ketik di blog Amburadul ini kan? Nerima gak nerima gapapa deh, yang penting bisa bermanfaat bagi gue dan kalian semua pembaca setia blog yang gak untuk dibaca . Oiya kemarin gue ngga sengaja liat vidio riset gitu di laptop teme gue,yaudah gue coba aja ngikut ngikut buat vidio riset,tapi berhubung jaringan=kuota nggak emadai buat upload video,yaudah jadilah tulisan ini,hope you like it :) Banyak orang yang bingung kenapa saat putus, cowok kelihatan biasa biasa aja sedangkan cewek kayaknya tertekan banget ni ya gue kasi ilustrasinya : Cewek   : “ halohh,lo lagi dirumah nggak ? gue kerumah lo sekarang yaaah *nada melas gituu *nyampe rumah temennya “Guee...

disable

aku masih disini,masih berdiri di tempat yang sama. aku tak benar benar pergi darimu,aku hanya menepi dan membiarkan mu bahagia dengan jalan yang kau pilih. aku selalu menjagamu dalam diam, melihatmu dari kejauhan dan merindukanmu dalam sepi. kembalilah jika kau mau tak usah terburu-buru. 13 Desember 2021

Capek

"Aku capek." "Aku capek, mau istirahat dulu." -- "Memangnya kamu kerja apa?" "Kamu memangnya melakukan apa hari ini?" -- Kawanku, capek bukan melulu soal terlalu banyak bekerja. Atau pun terlalu banyak beraktifitas. Capek yang dirasakan seseorang bisa dikarenakan karena terlalu sering berusaha berteriak meminta tolong tapi tidak ada yang mendengar. Capek juga bisa dirasakan seseorang karena terlalu lama menarik urat senyuman, walau sebenarnya tak sedikitpun ia rasakan setitik kebahagiaan di dalam jiwanya. Atau yang lebih parah; ia capek karena sudah terlalu banyak berekspektasi terhadap manusia yang ia pikir akan mengerti, namun lagi-lagi hanya kehilangan yang ia dapatkan. Kita tak pernah tahu apa yang sedang dilalui seseorang, sejauh mana ia telah melangkah, dan berapa kali ia sudah mencoba. Jika sesekali ia mengeluh, bolehkah kalian memeluk? Atau setidaknya mengulurkan tangan? Jadi, aku capek. Apa boleh aku berhenti? Cerita akhir di...