Langsung ke konten utama

Cinta realistis

Aku akan lebih sering memberimu teh manis daripada barang-barang kekinian yang sedang laris.

Kita mungkin hanya menonton bioskop sebulan sekali, tetapi bertengkar hampir setiap hari. Barangkali nanti alasanmu memarahi bukan karena mendapati aku sedang bermain hati, melainkan karena aku mengabaikan larangan dan terus-terusan makan mie.

Nanti kamu akan sering mendapatiku yang acak-acakan ketimbang menjaga penampilan. Bisa saja nanti kamu merasa biasa saja ketika melihatku sudah makan dua porsi dan masih bertambah, sikap berpura-puraku menolak makanan saat kencan mungkin hanya jadi sejarah.

Aku ingin mencintaimu dengan realistis.

Dengan pemahaman jika kita tak mungkin menggoreng telur dan sosis sambil berpelukan, kita tak mungkin berkejaran lucu di bawah hujan.

Aku akan menjadi menyebalkan, ketertarikan kita mungkin akan dilanda kebosanan, pertengkaran pun tak terhindarkan.

Tidak ada hubungan yang sempurna, tidak juga kita.

Barangkali aku hanya mampu berjanji untuk banyak-banyak berdoa dan minum air putih atau menghela napas panjang berkali-kali tiap kali kamu menguji kesabaran diri.

Aku mencintaimu dengan persiapan.
Aku mencintaimu dengan kesediaan menerima kenyataan.

Untuk sekarang, aku mencintaimu dalam tulisan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Riset #1 Perbedaan Cewek dan Cowok setelah putus

Helo, bertemu lagi sama gue yak. Udah lama gak update blog lagi, sorry banget ya. Oiya , selamat tahun baru ya! Maaf telat ngucapinnya di blog, tapi kalo di twitter sama facebook udah kok. Stalking aja! :v Malem-malem gini gue mau kembali ngeblog lagi nih. Btw, masih pada nerima gue kan jadi tukang ketik di blog Amburadul ini kan? Nerima gak nerima gapapa deh, yang penting bisa bermanfaat bagi gue dan kalian semua pembaca setia blog yang gak untuk dibaca . Oiya kemarin gue ngga sengaja liat vidio riset gitu di laptop teme gue,yaudah gue coba aja ngikut ngikut buat vidio riset,tapi berhubung jaringan=kuota nggak emadai buat upload video,yaudah jadilah tulisan ini,hope you like it :) Banyak orang yang bingung kenapa saat putus, cowok kelihatan biasa biasa aja sedangkan cewek kayaknya tertekan banget ni ya gue kasi ilustrasinya : Cewek   : “ halohh,lo lagi dirumah nggak ? gue kerumah lo sekarang yaaah *nada melas gituu *nyampe rumah temennya “Guee...

disable

aku masih disini,masih berdiri di tempat yang sama. aku tak benar benar pergi darimu,aku hanya menepi dan membiarkan mu bahagia dengan jalan yang kau pilih. aku selalu menjagamu dalam diam, melihatmu dari kejauhan dan merindukanmu dalam sepi. kembalilah jika kau mau tak usah terburu-buru. 13 Desember 2021

Capek

"Aku capek." "Aku capek, mau istirahat dulu." -- "Memangnya kamu kerja apa?" "Kamu memangnya melakukan apa hari ini?" -- Kawanku, capek bukan melulu soal terlalu banyak bekerja. Atau pun terlalu banyak beraktifitas. Capek yang dirasakan seseorang bisa dikarenakan karena terlalu sering berusaha berteriak meminta tolong tapi tidak ada yang mendengar. Capek juga bisa dirasakan seseorang karena terlalu lama menarik urat senyuman, walau sebenarnya tak sedikitpun ia rasakan setitik kebahagiaan di dalam jiwanya. Atau yang lebih parah; ia capek karena sudah terlalu banyak berekspektasi terhadap manusia yang ia pikir akan mengerti, namun lagi-lagi hanya kehilangan yang ia dapatkan. Kita tak pernah tahu apa yang sedang dilalui seseorang, sejauh mana ia telah melangkah, dan berapa kali ia sudah mencoba. Jika sesekali ia mengeluh, bolehkah kalian memeluk? Atau setidaknya mengulurkan tangan? Jadi, aku capek. Apa boleh aku berhenti? Cerita akhir di...